Ahad, Mac 18

Wajah-Wajah Itu




Wajah-wajah itu
ibarat sungai mengalir lesu
garis-garis tua hiasan baru
menghiasi wajah
yang tak seindah dulu

Wajah-wajah itu
ibarat sungai yang tercemar
dipenuhi sampah yang bertebar
kejernihannya kian pudar
menanggung beban yang kaulakar

Wajah-wajah itu
tidak lagi berseri
bagai adanya colekan tahi
yang kau hiasi
dengan angkara yang kaulakui
tapi kau langsung tak peduli
bahkan membatukan diri
ya ! kau sungguh pentingkan diri !

Wahai saudaraku
bersihkanlah wajah-wajah itu
jangan kau tambah dengan tahi baru
cukup-cukuplah wahai saudaraku
jangan kau tambah masalah baru
cukup-cukuplah !
cukup dengan angkaramu yang lalu !

Wahai saudaraku
tidakkah kau sedar
angkaramu mencemar
wajah-wajah itu yang tercemar
wahai saudaraku
takkah kau malu dengan sekitar
membahas angkaramu yang tersebar...

Wahai saudaraku
hingga ke tanah haram mereka bersihkan diri
membuang dosa yang membaluti
tapi dugaan-Nya tak berhenti
tidakkah kau sedar...
dugaan yang mereka hadapi
ada kaitannya dengan angkaramu sendiri
ada kaitannya dengan apa yang kaulakui...!

Wahai saudaraku
kasihanilah wajah-wajah itu
yang masanya hanya sekerat waktu
yang bakal menghadap ILLAHI
di perhentian yang abadi
membawa dosa pahala yang terpatri.


p/s: mencipta keluarga bahagia
ukhwah fillah till jannah...amin ya RABB

-Dian Adni-


Tiada ulasan:

Catat Ulasan